Pencarian Korban Longsor Ponorogo Di Lanjut Hari ini
Ponorogo - Tim gabungan SAR, BPBD, Tagana Dinsos, Polri dan TNI serta Dinkes, melanjutan pencarian korban longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Senin (3/4) pagi ini. Sebelumnya pencarian terpaksa dihentikan Minggu siang karena turun hujan deras yang mengguyur lokasi. Curah hujannya pun cukup tinggi.
“Baru kita lanjutkan, Senin (3/4) pagi ini,” ujar Plt. Kepala BPBD Ponorogo, Sumani yang dikonfirmasi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Senin (3/4).
Setyo Budiono menambahkan, pencarian dilanjutkan hari ini dan rencananya berlangsung selama seminggu.
"Jika dalam sepekan masih belum juga ketemu semua, kemungkinan akan dievaluasi dan dikordinasikan untuk diperpanjang hingga bisa diketemukan semua," tandas dia.
“Sementara hingga pagi ini masih tetap menemukan jasad korban bernama Iwan Danang Suwandi warga Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Iwan ini serumah dengan neneknya, Mbok Katemi (65), korban pertama yang ditemukan beserta bangkai sepeda motor Honda Supra Fit AE-3642-S,” ujar Sumani.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, membenarkan bahwa akan ada tambahan ekskavator dari empat unit yang tersedia guna mempercepat evakuasi.
"Saat ini kan baru enam, empat di atas di titik nol dan dua di bawah. Nanti akan tambah lagi sekitar dua hingga empat ekskavator lagi,” ujar AKBP Suryo Sudarmadi selaku Wakil Ketua Tim Evakuasi korban bencana alam di Desa Banaran. Dikatakannya, pencarian dibagi menjadi tiga sektor, yakni sektor A, B dan C. Sektor A, tim gabungan pencarian dipimpin Basarnas, kemudian Sektor B dipimpin Brimob, dan Sektor C TNI.
Pada hari pertama, masih mengandalkan ekskavator karena ketebalan timbunan material longsor di titik nol mencapai sekitar 15-17 meter. Pada hari pertama proses pencarian, tim gabungan berhasil menemukan dua korban di RT-03/RW-01 DusunTangkil, Dua korban yang ditemukan di Sektor C (paling ujung atas) di bawah timbunan material longsir setebal lima meter lebih tersebut bernama Iwan Danang Suwandi dan neneknya Katemi (65). Jasad kedua korban selanjutnya dibawa ke Posko Post Mortem Biddokes Polda Jatim untuk dilakukan otopsi.